Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

Silsilah Sunan Cendana

silsilah adalah urutan nasab mulai dari atas sampai ke bawah atau sebaliknya.
silsilah Sunan cendana menurut dari garis ayah, sebagian mengatakan bahwa beliau adalah putra pangeran Jaladasi Bin Pangeran Matahun Bin Panembahan Kukusan Bin Sunan Prapen Bin Sunan Sidomargi Bin Raden Paku atau Sunan Giri dan ada juga yang mengatakan beliau Putra Kyai Khatib Bin Sunan Derajat Bin Sunan Ampel. ada juga yang mengatakan beliau adalah putra Raden Santri Bin Ibrahim Asmoro. menurut dari garis ibu, beliau adalah Putra Nyai Gede Kedaton Binti Panembahan Kulon Bin Sunan Giri. selanjutnya Sunan Giri bin Maulana Ishaq bin Ibrahim Asmoro bin Jamaluddin Husain bin maulanan Ahmad bin Maulana Abdillah bin Amir Abdil Malik bin Alawy bin Muhammad bin Aly bin Alawy bin Muhammad bin Ubaidillah bin Ahmad Almuhajit bin Isa Albashry bin Muhammad Annaqib bin Aly Al'uraydhy bin Ja'far shadiq bin muhammad albair bin Aly Zaynil abidin bin Sayyidina Husain bin Sayyidina Aly Karramallahu waj'hah buah perkawinan dengan sayyidatina Fathimah Azzahra' radhiyallahu anha, bin Sayyidil awwalin wal akhirin Sayyidina Muhammad SAW.

hari kartini di bangkalan ( ajhelen bhareng di hari kartini )


Perayaan Hari Kartini dikabupaten Bangkalan
Antusias adik - adik kita dalam menyambut hari kartini tahun 2013 patut kita acungi jempol, walau dalam keadaan kota dibawah rintik hujan tidak menyurutkan langkah mereka untuk mengadakan acara “ Ajhelen Bhareng (berjalan bersama)“ yang berlokasi di depan stadion Gelora Bangkalan.
Kemeriahan acara ini bisa kita liat bagaimana para bapak dan ibu serta penonton yang memadati halaman parkir stadion, sekitar seribu orang tumpah ruah ikut meramaikan acara ajhelen bhareng dalam rangka hari kartini tahun ini dan tidak kalah hebohnya dengan pengunjung penonton sepak bola yang diadakan pada tempo yang lalu di stadion glora bangkalan. Yang lebih mencorak pada hari kartini para Peserta mengunakan pakaian adat dari sabang maurauke yang menjadikan semuanya lebih menarik dan lebih berwarna di ajang peringatan tersebut.
semangat muncul dari benak para peserta untuk berpatisipati dalam ajang hari kartini dikarenakan antusiasme para peserta sangat tinggi. mulai dari kehadiran para peserta dimulai pada pukul 06.00 meskipun pelaksaannya dilaksanakan sekitar pukul 08.00 wibb.

patung di kwanyar ( patung mirip manusia )



warga kwanyar geger dengan ditemukan patung / boneka yang mirip sedang melakukan hubungan yang sesuatu hal yang tak pastas diperlihatkan bagi anak yang dibawah umur. menurut informasi patung / boneka ini ditemukan oleh seorang warga asal desa tersebut di daerah dekat pantai rongkang. patung tersebut / boneka mirip sekali dengan wujud asli orang pada umumnya. teksturnya yang sangat lembut seperti kulit pada manusia pada umumnya.. warga setempat berbondong - bondong untuk melihat ditempat rumah warga yang menemukan benda tersebut.

sejarah sunan cendana dipulau madura / palau garam


sunan cendana adalah cucu dari sunan ampel. beliau ( sunan cendana ) keturunan ke 25 dari nabi muhammad saw. dan nama asli dari sunan cendana adalah syeikh zainal abidin.
sunan cendana diberikan julukan dari masyakat dikarenakan ada suatu kejadian yang sangat luar biasa. beliau sunan cendana bertapa di sebuah pohon cendana sehingga masyarakat lebih mengenal sunan cendana.
Sesepuh kwanyar menceritakan bahwa ada suatu kejadian hebat / mukjizat dalam perjalanan sunan cendana. ketika pada jaman dulu ada sebuah masjid yang membutuhkan beduk untuk dijadikan tanda waktunya sholat. masyarakat setempat memtuhkan kayu besar untuk membuat beduk dikarenakan masyarakt berkeinginan beduk tersebut tidak ada sambungan. masyarakat setempat setelah melakukan perembukan untuk pembuatan beduk untuk masjid, dan masyarakat mulai meninjau pohon besar disekitar daerah tersebut akhirnya menemukan sebuah pohon cendana yang cocok sesuai dengan keinginan. berbondong bongdonglah masyarakat untuk memotong kayu tersebut. ketika pada saat pemotongan kayu cendana tersebut terdengar suara minta tolong suara pohon tersebut berkata "potonglah saya lebih tinggi karena akan kena kepala saya" dengan spontan masyarakat yang melakukan pemotongan kayu cendana tersebut kaget dan terkejut, maka diikutilah perintah suara dari pohon cendana tersebut, setelah bagian atas terpotong waktunya memotong bagian paling bawah, dan pohon tersebut kembali berbicara "tolong potong kebawahan agar tidak kena kaki saya. masyarakat langsung melakukan pemotongan sesuai dengan perintah dari pohon cendana tersebut. setelah bagian atas dan bawah tersebut terpotong dan muncullah sesosok pria dari kayu cendana tersebut dan berkata terima kasih atas bantuan saudara semuanya untuk tidak memotong terlalu tendah dan tidak terlalu tinggi. orang tersebut adalah syekh zainal abidin yang berjulukan sunan cendana. dan beduk tersebut masih ada sampai sekarang dimaajid tersebut.
sunan cendana diperintah oleh sunan ampel untuk menyebarluaskan ajaran agama islam di madura dikarenakan masyarakat madura masih belum mengenal ajaran islam. maka sunan cendana mengikuti perintah yang diamanatkan oleh sunan ampel sesuai dengan petunjuk untuk melakukan ajaran islam di bagian kepulauan madura ( yang lebih kita kenal adalah PULAU GARAM), maka berangkatlah sunan cendana /syehk zainal abidin menuju ke pulau madura dengan berjalan kaki dari surabaya mwnuju kepulau garam/pulau madura, ketika pada jaman dulu tidak ada kendaraan seperti jaman sekarang maka berjalanlah beliau untuk menuju ke pulauan tersebut.
 syekh zainal abidin dalam perjalanannya banyak rintangan yang menghalangi diantaranya pada saat menyeberangi laut diselat madura, ketika itu ada seekor ikan mondung besar yang menghampirinya dipinggiran pantai dan berkata "saya siap mengantarkan kanjeng sunan" dan naiklah sunan cendana dipunggung ikan tersebut menuju pulau madura. sesampai dipinggiran pantai madura tepatnya di kecamatan kwanyar di sebelah timur pantai rongkong dan turunlah sunan cendana tersebut dari ikan mandung. sunan cendana berkata kepada ikan mondung tersebut " hai ikan imbalan apa yang engkau mau dari saya" dan ikan mondung tersebut berkata "saya tidak mengingankan apa-apa melaikan berokah darimu". dan sunan cendana secara spontan berjanji kepada ikan mondung tersebut " apabila ada keturunan saya yang memakan engkau dan keturunanmu maka  keturunan saya akan mengalami suatu penyakit kulit yang tidak bisa disembuhkan atau diobati". ikan mondung tersebut langsung pergi ketengah lautan diselat madura dan sunan cendanan cendana tersebut ber istirahat di sebelah pinggiran pantai rongkang dan tempat tersebut disebut palenggien, setelah beristirahat sunan cendana melanjutkan kembali perjalanan dalam tekat menyebarluaskan ajaran agama islam di belahan madura ( pulau garam )
ada kejadian yang sangat luar biasa yang terjadi di desa kwanyar barat  kecamatan kwanyar disan pada jaman dulu airnya terasa asin dapat diartikan dalam bahasa madura "nyamnyam", ketika itu syekh zainal abidin ( sunan cendana ) akan melakukan sholat dan mencari sumber air untuk melakukan wudhu' dari ujung timur hingga barat desa tersebut tidak menemukan air yang dapat dijadikan wudhu' dikarenakan air tersebut terasa  asin maka sunan cendana kembali kemasjid tersebut dan menancapkan tongkatnya ke daerah pinggiran masjid dengan izin allah swt maka terjadilah sebuah sumber yang  deras dan hanya 2 kolla tidak lebih atau pun kurang, air tersebut terasa netral tidak berasa asin dan seluruh desa tersebut terimbas barokah dari sunan cendana tersebut dikarenakan seluruh desa tersebut airnya tidak terasa asin lagi meskipun dipinggiran pantai.
makam sunan cendana berada di kecamatan kwanyar kabupaten bangkalan.
tags
7 Turunan Sunan Cendana
letak makam sunan Cendana
Ikan Mondung / Sillilah

selamatan 40 hari kematian

suara al - qur'an kelah dikumandangkan senada dengan bacaan - bacaan yang khas.
ini adalah sebuah potret 40 hari kematian seseorang yang akan dilaksanakan nantinya.
para laki - laki menyiapkan segala sesuatu hal diperlukan

tasbih sunan ampel


tasbih ini merupakan hasil dari penarikan dari makam sunan apel surabaya yang kini telah dipegang oleh seseorang dari cucu dari keturunan sunan cendana.
tasbih sunan ampelmaaf sebelumnya para pembaca saya dititip pesan dari sang pemilik benda tersebut ( tasbih ) tidak boleh menyebutkan nama pemilik benda tersebut dikarenakan takut terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, jadi saya hanya mengutip dari cerita dari sang pemilik tasbih tersebut.
tasbih ini telah lama lalu lalang didunia dan pernah dipinjam seorang prajurit dari angkatan darat

WIKI - BAHASA MADURA ( BELAJAR BAHASA MADURA )

wiki bahasa madura belajar bahasa madura dengan kosa kata baik dan benar. bahasa madura sangat mudah dipelajari tetapi cara penguca ...